5 Tanda yang Menunjukkan Anda Kurang Makan

13 Juni 2017

5 Tanda yang Menunjukkan Anda Kurang Makan – Memiliki berat badan ideal dan mempertahankan berat badan yang sehat bisa menjadi tantangan. Terlebih lagi bagi Anda yang sering mengalami masalah kurang nafsu makan. Faktanya, makan di bawah kadar normal secara teratur dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan mental, fisik, dan emosional. Berikut kami bagikan informasi tentang 5 tanda yang menunjukkan Anda kurang makan.

5 Tanda yang Menunjukkan Anda Kurang Makan

5 Tanda yang Menunjukkan Anda Kurang Makan

5 Tanda yang Menunjukkan Anda Kurang Makan

1. Kelelahan

Kalori adalah satuan energi yang digunakan tubuh untuk menjalankan fungsinya. Bila tidak cukup makan kalori, maka Anda akan cenderung merasa kelelahan. Jumlah kalori yang dibutuhkan untuk fungsi dasar tubuh dalam jangka waktu 24 jam disebut sebagai tingkat metabolisme istirahat. Kebanyakan orang memiliki tingkat metabolisme istirahat di atas 1.000 kalori per hari. Jika Anda memiliki aktivitas fisik yang berat tentunya tingkat metabolisme istirahat Anda lebih besar dari rata-rata metabolisme istirahat orang dengan aktivitas fisik yang normal.

Meskipun hormon juga berperan dalam keseimbangan energi, umumnya jika Anda mengkonsumsi kalori lebih banyak daripada jumlah yang dibutuhkan, maka tubuh akan menyimpan kelebihannya sebagai lemak. Sedangkan jika Anda mengkonsumsi kalori lebih sedikit daripada yang dibutuhkan, maka Anda akan mengalami penurunan berat badan.

Selain itu, jika asupan kalori di bawah dari 1.000 kalori per hari maka dapat memperlambat laju metabolisme dan menyebabkan tubuh mengalami kelelahan karena tidak memiliki cukup kalori yang diperlukan untuk melakukan fungsi dasarnya.

Ringkasan: Mengonsumsi terlalu sedikit kalori dapat menyebabkan kelelahan karena energi tidak mencukupi untuk berolahraga atau melakukan gerakan di luar fungsi dasar.

2. Rambut Rontok

Rambut rontok memang sangat menyebalkan. Faktanya, rambut rontok beberapa helai setiap hari adalah hal yang wajar. Namun, jika jumlah rambut yang rontok terus mengalami peningkatan (terlihat di sisir ataupun saluran pembuangan di kamar mandi), maka mungkin merupakan tanda bahwa Anda kurang makan.

Rambut memerlukan banyak nutrisi agar kesehatannya tetap terjaga. Asupan kalori, protein, biotin, zat besi, vitamin, dan mineral yang tidak cukup merupakan penyebab umum rambut rontok. Pada dasarnya, bila Anda tidak mengkonsumsi cukup kalori dan nutrisi penting, tubuh Anda akan memprioritaskan kesehatan jantung, otak, dan organ lain dibandingkan menjaga pertumbuhan dan kesehatan rambut.

Ringkasan: Rambut rontok bisa terjadi sebagai akibat asupan kalori, protein dan vitamin dan mineral yang tidak seimbang.

3. Merasa Lapar Setiap Saat

Kelaparan sepanjang waktu merupakan salah satu tanda jelas yang menunjukkan bahwa Anda tidak cukup makan. Penelitian membuktikan bahwa nafsu makan dan “rasa mengidam makanan” meningkat sebagai akibat dari adanya perubahan tingkat hormon dan terbatasnya kalori di dalam tubuh.

Dalam sebuah penelitian terhadap 58 orang dewasa, mengkonsumsi 40% diet dengan pembatasan kalori dapat meningkatkan tingkat kelaparan sekitar 18%.

Terlebih lagi, asupan kalori rendah telah terbukti dapat meningkatkan produksi kortisol. Hormon kortisol merupakan hormon stres terkait dengan rasa lapar dan peningkatan lemak di perut.

Intinya, jika asupan kalori di dalam tubuh rendah, maka tubuh akan mengirimkan sinyal yang mendorong untuk makan agar terhindar dari kelaparan.

Ringkasan: Asupan kalori yang rendah dapat menyebabkan pergeseran hormonal yang meningkatkan rasa lapar untuk mengimbangi asupan kalori dan gizi yang tidak seimbang.

4. Menghambat Kehamilan

Kelaparan bisa mengganggu kemampuan wanita untuk hamil. Kelenjar hipotalamus dan kelenjar pituitari terletak di otak dan bekerja sama untuk menjaga keseimbangan hormonal, termasuk kesehatan reproduksi.

Hipotalamus menerima sinyal dari tubuh dan memberi tahu kapan kadar hormon perlu disesuaikan. Berdasarkan sinyal yang diterimanya, hipotalamus menghasilkan hormon yang dapat merangsang atau menghambat produksi estrogen, progesteron, dan hormon lainnya oleh kelenjar pituitari.

Penelitian telah menunjukkan bahwa sistem kompleks ini sangat sensitif terhadap perubahan asupan kalori dan berat badan. Bila persentase kalori atau persentase lemak tubuh turun terlalu rendah, sinyal mungkin menjadi terganggu, sehingga menyebabkan perubahan jumlah hormon yang dilepaskan. Tanpa keseimbangan hormon reproduksi yang tepat, kehamilan tidak bisa terjadi.

Oleh karena itu, jika Anda dan pasangan ingin segera memiliki momongan, pastikan untuk mengkonsumsi makanan seimbang dan kalori yang cukup untuk memastikan fungsi hormon dan kehamilan sehat yang tepat.

Ringkasan: Mengkonsumsi terlalu sedikit kalori bisa mengganggu sinyal hormon reproduksi, sehingga sulit hamil.

5. Masalah Tidur

Penelitian membuktikan bahwa makan berlebih maupun diet yang terlalu ketak dapat menyebabkan permasalahan tidur.

Penelitian lain terhadap manusia telah menunjukkan bahwa pembatasan kalori dapat menyebabkan gangguan tidur dan kesulitan untuk mencapai tidur yang berkualitas dalam waktu singkat (deep sleep).

Dalam sebuah penelitian terhadap 381 mahasiswa, diet ketat dan masalah makan lainnya menyebabkan kualitas tidur yang buruk dan mood rendah.

Dalam penelitian kecil lain terhadap 10 wanita muda, diet empat minggu menyebabkan kesulitan tidur dan penurunan waktu tidur nyenyak.

Jika ada merasa terlalu lapar pada saat ingin tidur atau terbangun dari tidur karena lapar, maka itu adalah tanda yang sangat jelas bahwa Anda kurang makan.

Ringkasan: Kurang makan dapat menyebabkan kualitas tidur yang buruk, termasuk masalah tidur lama namun kurang nyenyak.

Nah, itulah 5 Tanda yang Menunjukkan Anda Kurang Makan. Meskipun makan berlebih dapat meningkatkan risiko timbulnya masalah kesehatan, ternyata kurang makan juga bisa menyebabkan masalah bagi tubuh. Hal ini terutama terjadi pada diet yang sangat ketat bagi orang yang ingin menurunkan berat badan. Sebagai gantinya, untuk menurunkan berat badan secara alami, pastikan untuk mengonsumsi setidaknya 1.200 kalori per hari agar tubuh tetap mendapatkan energi untuk melaksanakan fungsi dasarnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+