Kipas Angin Dapat Menyebabkan Kematian?

13 November 2017

Selama beberapa dekade, berbagai rumor dan kesalahpahaman tentang penggunaan kipas angin banyak beredar. Hal ini menyebabkan orang-orang lebih skeptis dan berpikir panjang sebelum membeli kipas angin. Akibatnya, mereka memilih beralih menggunakan AC yang sebenarnya memiliki dampak buruk. Nah, jika Anda berpikir seperti kebanyakan orang tersebut, mungkin sudah saatnya Anda mengetahui yang sebenarnya. Percayalah, tidur dengan angin lembut dari kipas angin pada malam musim panas merupakan salah satu kenikmatan terbesar dalam hidup 😀

Kipas Angin Dapat Menyebabkan Kematian

Kipas Angin Dapat Menyebabkan Kematian

Bagaimana awal mula kepercayaan bahwa kipas angin dapat menyebabkan kematikan?

Menurut rumor yang banyak beredar, satu-satunya cara agar tetap aman menggunakan kipas angin adalah membiarkan jendela tetap terbuka dan menggunakan kipas yang dapat mati otomatis agar tidak menyala sepanjang malam. Namun, apakah rumor tersebut benar? Oke, sebelumnya mari kita telaah bagaimana mungkin kipas angin dapat membunuh Anda saat tidur.

Salah satu legenda urban mengklaim bahwa kipas angin sebenarnya mengubah oksigen menjadi karbon dioksida, sehingga udara di dalam ruangan tersebut tidak memungkinkan bagi kita untuk bernapas sehingga akan berakibat fatal. Rumor lain mengatakan bahwa menggunakan kipas angin sepanjang malam dapat membuat tubuh mengalami penurunan suhu sehingga akan mengakibatkan hipotermia, dan kemudian mati. Ketahuilah teman-teman, kipas angin tidak dapat menyebabkan hipotermia, karena sebenarnya kipas angin tidak mendinginkan udara (hanya menghembuskan angin). Selain itu, kita ketahui juga bahwa tidak ada rumah yang kedap udara, jadi rumor tentang kipas angin dapat menyebabkan kematian karena udara panas atau kekurangan oksigen sangat sulit diterima.

Kekhawatiran tentang kipas angin mematikan ini berawal pada tahun 2005, saat Dewan Korea Perlindungan Konsumen mengeluarkan peringatan berjudul “Beware Summer Hazards!” (Hati-hati Bahaya Musim Panas!”). Yang mana, salah satu bahayanya membahas tentang kipas angin. Mereka menyarakan untuk membiarkan pintu terbuka saat menggunakan kipas angin ketika tidur karena mempercayai bahwa kipas angin dapat menyebabkan dehidrasi, hipotermia, dan kekurangan oksigen. Peringatan itu dikaitkan dengan 20 kematian yang disebabkan kipas angin pada tahun 2003-2005. Namun, sebenarnya tidak ada yang bisa memastikan kabar kematian tersebut.

Jadi, bagaimana tanggapan Anda tentang rumor yang beredar ini? Apakah Anda masih percaya dan lebih memilih menggunakan AC untuk mengatasi udara yang panas di Indonesia kita tercinta ini?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+