Mengenal Tentang Wakaf Pangan dan Jenisnya

15 Juni 2017




Belakangan ini jika dilihat maka tingkat produktivitas bahan pangan khususnya adalah padi di dalam negeri memang kian menurun dari waktu ke waktu, sehingga banyak tempat yang mengalami krisis pangan. Mau tak mau tentunya harus ada turun tangan dari pemerintah, sebenarnya sebagai masyarakat biasa kita juga bisa turut serta untuk membantu permasalahan tersebut, salah satu diantaranya dengan wakaf pangan. Mungkin sudah tak begitu asing dengan istilah wakaf, namun sering kali identik dengan barang-barang yang nilainya tetap, seperti diantaranya adalah bangunan atau tanah. Hanya saja tidak dengan sebuah produk pangan bukan.

Mengenal Tentang Wakaf Pangan dan Jenisnya

Mengenal Tentang Wakaf Pangan dan Jenisnya

Padahal kebutuhan utama dari masyarakat sendiri memang dari hal yang satu ini, yaitu pangan baik itu dalam bentuk makanan pokok seperti beras atau mungkin dalam hal hewan ternak. Semuanya bisa menjadi sumber pangan yang menyelesaikan masalah kelaparan bagi beberapa kalangan masyarakat tertentu. Penggunaannya sendiri yang paling umum untuk benda atau barang yang diwakafkan adalah dalam bentuk:

  1. Pembangunan masjid, sebagian banyak uang wakaf dari masyarakat memang dimanfaatkan untuk kepentingan yang satu ini, karena menganggap bahwa sebuah tempat ibadah merupakan hal yang sangat penting untuk dimiliki, dengan adanya masjid maka ibadah masyarakat juga akan semakin baik, itulah anggapannya.
  2. Pembangunan sekolah atau sarana pendidikan, fakta lainnya selain masjid maka uang dari wakaf juga banyak diberikan untuk sumbangan pembangunan sebuah instansi pendidikan, tempat belajar mengajar agar menjadi jauh lebih layak dan nyaman digunakan oleh siswa siswi dalam menuntut ilmu.
  3. Difungsikan sebagai sebuah modal bisnis, misalnya dengan menjalankan sebuah toko, ini adalah jenis wakaf produktif yang nilainya akan semakin tinggi dari waktu ke waktu.

Selain dari 3 manfaat tersebut, sebenarnya masih banyak lagi diantara hal berguna yang bisa dibangun menggunakan yang hasil wakaf tersebut, termasuk diantaranya juga untuk kebutuhan pangan, misalnya adalah:

  1. Memperluas lahan pangan, dengan memperluas lahan pangan maka nantinya hasil yang didapatkan untuk produktivitas bahan makanan pokok juga akan semakin meningkat. Hal ini bisa mengatasi masalah kebutuhan pokok di beberapa kawasan.
  2. Digunakan untuk perluasan lahan ternak, inilah yang paling sering dilakukan sebagai salah satu bentuk pemanfaatan uang wakaf untuk kebutuhan pangan, yaitu memperluas atau mengembangkan sebuah peternakan, semakin banyak hewan yang ada di dalamnya, maka hasil yang didapatkan juga kian melimpah. Potensinya untuk kebutuhan pangan juga akan semakin tinggi.

Pihak pengelolanya sendiri siap menerima bentuk apapun yang akan diwakafkan, namun memang lebih faedah jika jenis tersebut bisa dinikmati atau digunakan untuk jangka waktu yang lama, seperti guna kebutuhan pangan tersebut, manfaatnya tentu berkali-kali lipat lebih banyak.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+