Republik Molossia, Negara Mikro Terkecil Dunia dengan Populasi 26 Orang

12 November 2017

Republik Molossia, merupakan suatu negara mikro terkecil yang ada di dunia hingga saat ini. Menurut situs resmi dari Republik Molossia molossia.org, negara ini pertama kali didirikan pada 26 Mei 1977 dengan nama Grand Republik Vuldstein. Setelah periode yang panjang, akhirnya pada 3 September 1999, Kevin Baugh (presiden saat ini) yang merupakan perdana menteri pada masa Grand Republik Vuldstein mengumumkan pembentukan negara mikro ini secara resmi.

Republik Molossia terletak di Amerika Serikat, berbatasan dengan Nevada di setiap wilayahnya dan memiliki luas hanya sekitar 0,42 km persegi. Meskipun kecil, mereka mengklaim telah memiliki layanan pos, Bank, jasa wisata, program ruang angkasa, kereta api, sistem pengukuran, zona waktu, liburan, dan bahkan bioskop online. Sejak 2008, Republik Molossia telah menarik sekitar 14 turis per tahun. Luar biasa 😀

Bendera Republik Molossia

Bendera Republik Molossia

Pada tahun 2012, Kevin Baugh pernah membuat petisi di We the People pada Whitehouse.gov dengan harapan mengumpulkan tanda tangan agar negara mikro ini dapat diakui sebagai negara. Namun sayangnya, jumlah tanda tangan yang terkumpul masih terlalu sedikit sehingga keberadaan negara ini belum diakui oleh pemerintah Amerika Serikat.

Berikut beberapa potret tentang Republik Molossia yang bersumber dari situs resmi Republik Molossia:

Republik Molossia

Republik Molossia

Kantor Pos Republik Molossia

Kantor Pos Republik Molossia

Tanda Wilayah Republik Molossia

Tanda Wilayah Republik Molossia

Menurut wikipedia.org, jumlah populasi di Republik Molossia hanya 26 orang. Namun, uniknya, meskipun populasi penduduknya masih tergolong sedikit, negara mikro ini mengklaim tidak menerima warga negara lain yang ingin menjadi penduduk Republik Molossia. Pada halaman FAQ situs resmi negaranya, mereka mengatakan persyaratan kewarganegaraan Molossia adalah residensi penuh dan warga baru tidak diizinkan menjadi warga negara mereka. Namun, jika Anda tertarik untuk berkunjung ke negara ini, mereka mengatakan sangat terbuka dan mengharapkan kedatangan turis dengan persyaratan menghubungi mereka melalui email terlebih dahulu agar mendapatkan cap pasport.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+